RUTENG, BERITA FLORES – Wakil Bupati (Wabup) Manggarai, Fabianus Abu, mengimbau seluruh masyarakat Manggarai untuk selalu berwaspada akan berncana yang ditimbulkan akibat meningkatnya curah hujan saat ini.
Seruan itu disampaikan mengingat tingginya potensi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor dimungkinkan terjadi seiring meningkatnya curah hujan yang kini terjadi.
Hal itu disampaikan Wabup Fabianus saat meninjau lokasi longsor pada ruas jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi di Desa Gapong, Kecamatan Cibal, Senin 12 Januri 2026, kemarin.
Walau diharapkan masyarakat Manggarai terhindar dari bencana, namun menurutnya sangat perlu menyiapkan langkah antisipatif menghadapi berbagai kemungkinan.
Artinya kata Wabup Fabianus, bencana itu tidak bisa diprediksi sehingga semua pihak harus mengantisipasi hal terburuk terjadi.
Situasi saat ini, kata dia, menunjukkan bahwa hujan deras bisa berdampak langsung pada keselamatan warga dan kelancaran aktivitas ekonomi.
“Saya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tetapi harus waspada. Jika terjadi indikasi tanah longsor atau banjir, segera laporkan ke pemerintah desa atau aparat terdekat agar penanganan bisa dilakukan cepat dan tepat,” bilangnya.
Ia juga berkata, peristiwa longsor di Desa Gapong yang memutus jalur transportasi vital, tentu dampaknya langsung dirasakan oleh warga setempat, pengemudi dan pedagang yang bergantung pada distribusi barang dan jasa melalui jalur tersebut. Jalur itu satu-satu akses distribusi BBM.
Menyikapi kondisi darurat itu, tambah dia, Pemda Manggarai bersama pihak Satker Jalan Nasional bergerak cepat menangani dengan membersihkan tumpukan material longsor yang ada.
“Tidak sekadar membersihkan jalan, tetapi juga langkah mitigasi untuk mencegah risiko lebih besar bagi warga”, katanya.
“Kita koordinasi dengan pihak Satker Jalan Nasional, dan bersama Dinas PUPR dan BPBD Manggarai, mendatangkan alat berat untuk menyingkirkan material longsor. Kami juga datang memantau di lokasi longsor sekaligus memantau titik-titik rawan longsor lainnya,” sambung Dia.
Ia juga menekankan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana adalah tanggung jawab bersama sehingga masyarakat diminta untuk mengamankan rumah dan lahan yang rawan longsor, menyiapkan jalur evakuasi mandiri, dan selalu memantau informasi resmi dari pemerintah.
“Keselamatan warga adalah prioritas utama. Pemerintah siap menanggapi, tetapi masyarakat juga harus proaktif. Peningkatan kewaspadaan tidak boleh hanya terjadi saat bencana melanda, tetapi harus menjadi budaya keselamatan di Manggarai,” ujarnya.
Wabup Fabianus mengatakan Pemda Manggarai akan terus melakukan sosialisasi dan simulasi bencana agar masyarakat lebih siap. Penanganan longsor di Desa Gapong, memperkuat kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam.**
Laporan : Yhono Hande




