• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Friday, January 30, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Wujudkan Manggarai  Bebas Pasung, Puskesmas La’o Damping Puluhan ODGJ

by Berita Flores
28 December 2025
in BERITA
A A
0

Gedung Puskesmas La,o - Foto: Yhono Hande

Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITA FLORES – Komitmen mewujudkan Manggarai Bebas Pasung terus ditunjukkan UPTD Puskesmas La’o.

Hingga November 2025, sebanyak 57 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang tersebar di delapan kelurahan di Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, mendapatkan pendampingan medis dan psiko-sosial secara berkelanjutan.

Pelayanan tersebut mencakup pemeriksaan kesehatan rutin, pemantauan kondisi pasien, hingga pendekatan emosional sebagai upaya memulihkan martabat dan kualitas hidup para penyintas ODGJ.

Program ini menjadi bagian dari pelayanan kesehatan jiwa berbasis kemanusiaan dan kolaborasi lintas sektor.

Kepala UPTD Puskesmas La’o, Eduard Keluman, menegaskan bahwa penanganan pasien ODGJ dilakukan secara intensif dan tidak dibatasi jam kerja formal.

Petugas kerap turun langsung ke lapangan, termasuk di luar jam dinas, terutama saat menerima laporan kondisi pasien yang membahayakan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

“Petugas selalu siap, dan tidak jarang bekerja sampai malam demi keselamatan pasien dan masyarakat,” ungkap Eduard.

Ia menjelaskan, Puskesmas La’o aktif berkolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah kelurahan, Bhabinkamtibmas, hingga Klinik Renceng Mose, guna memastikan respons cepat dan penanganan yang tepat sasaran.

Eduard juga menekankan pentingnya keterlibatan keluarga dalam proses pemulihan.

“Keterbukaan adalah kunci utama agar pasien bisa sembuh dan kembali menjalani kehidupan yang produktif. Jangan sembunyikan pasien, karena keterbukaan adalah kunci agar mereka bisa pulih dan kembali berdaya,” tegasnya.

Sementara itu, Penanggung Jawab Program ODGJ UPTD Puskesmas La’o, Maria Evalde Tapung, menyebutkan bahwa dari total 57 pasien, sebanyak 44 pasien aktif menerima pengobatan rutin.

Sisanya tidak mendapatkan terapi obat karena pertimbangan medis tertentu, seperti usia lanjut, penyakit penyerta, atau telah berpindah domisili mengikuti keluarga.

Tim kesehatan, lanjut Tapung, secara rutin melakukan kunjungan rumah setiap bulan. Selain pemberian obat, layanan juga mencakup perawatan kebersihan diri, terapi bicara, serta pendekatan emosional guna mendukung pemulihan pasien secara menyeluruh.

“Kami juga memandikan pasien, melakukan terapi bicara, dan pendekatan emosional agar proses pemulihan berjalan optimal,” ujarnya.

Untuk memastikan kepatuhan minum obat, petugas terus berkoordinasi dengan orang tua atau anggota keluarga yang tinggal bersama pasien. Keterlibatan keluarga dinilai sangat menentukan keberhasilan terapi dan keberlanjutan pemulihan.

Tapung menambahkan, dari delapan kelurahan wilayah pendampingan, saat ini terdapat dua pasien yang menunjukkan kemajuan signifikan dan mendekati sembuh, masing-masing di Kelurahan Golo Dukal dan Waso.

Ia mengajak masyarakat untuk menghapus stigma dan memberikan dukungan penuh.

Untuk memastikan kepatuhan minum obat, petugas terus berkoordinasi dengan orang tua atau anggota keluarga yang tinggal bersama pasien. Keterlibatan keluarga dinilai sangat menentukan keberhasilan terapi dan keberlanjutan pemulihan.

“Jika mereka sudah mulai pulih, jangan jauhi. Rangkul kembali mereka, karena mereka adalah bagian dari kita,” pungkasnya. **

Laporan : Yhono Hande

Tags: bebas pasungoODGJPuskesmas La

BacaJuga

NTT Mart UBSP Lembu Nai, Ajang Kompetisi UMKM dan Perluas Akses Pasar Produk Lokal

29 January 2026

Program Revitalisasi Gedung SDK Ruteng VI Tuntas Dikerjakan

28 January 2026

Bupati Hery Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan, Bukti Kehadiran Negara Terhadap Keluarga Pekerja yang Berduka

27 January 2026

Launching NTT Mart UBSP Lembu Nai, SMA Negeri 2 Ruteng Dukung Program Dasa Cita Ayo Bangun NTT dan Gerakan Beli NTT

27 January 2026

ARTIKEL TERKINI

NTT Mart UBSP Lembu Nai, Ajang Kompetisi UMKM dan Perluas Akses Pasar Produk Lokal

29 January 2026

Program Revitalisasi Gedung SDK Ruteng VI Tuntas Dikerjakan

28 January 2026

Bupati Hery Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan, Bukti Kehadiran Negara Terhadap Keluarga Pekerja yang Berduka

27 January 2026

Launching NTT Mart UBSP Lembu Nai, SMA Negeri 2 Ruteng Dukung Program Dasa Cita Ayo Bangun NTT dan Gerakan Beli NTT

27 January 2026

BANYAK DIBACA

Kabel Listrik Ancam Keselamatan Pengguna Jalan, Warga Barang di Cibal Pertanyakan Lambannya Respon PLN Ruteng

Pulang Rantau dari Bali, Tiga Pemuda di Pacar Langsung Bunuh Adik Kandung Ayahnya Sendiri

Atap Bangunan SMAN 2 Kuwus Ambruk Diterpa Angin Kencang

30 Paket Pembangunan Bidang Pendidikan di Manggarai Rampung, Tiga Diantaranya Masuk KDP

Bupati Hery Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan, Bukti Kehadiran Negara Terhadap Keluarga Pekerja yang Berduka

Keok Akibat Angin Kencang, Pihak PLN Ruteng Akhirnya Perbaiki Kabel Listrik Bertegangan Tinggi di Desa Barang

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores