Dokter Marianus Ronald Susilo, bakal calon bupati Manggarai periode 2024-2029. (Foto: Beritaflores).

RUTENG, BERITA FLORES- Ancang-ancang menuju kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2024 di Kabupaten Manggarai tampak diwarnai kejutan dari figur-figur yang akan bertarung.

Salah satu figur yang menyedot perhatian publik atas kemunculannya pada pekan ini adalah Marianus Ronald Susilo. Ia merupakan satu-satunya figur yang hadir dengan besik profesional sebagai seorang dokter.

Pemilik Klinik Wae Laku Ruteng itu telah resmi mendeklarasikan diri bertarung dalam kontestasi Pilkada Kabupaten Manggarai pada Selasa siang, 2 April 2024.

Ia memutuskan ikut bertarung di Pilkada Manggarai karena termotivasi oleh niatnya untuk membantu lebih banyak orang lewat mengatur kebijakan di level pemerintah Kabupaten Manggarai.

“Jadi untuk dokter menjadi politisi tidak akan hilang, tetapi saya akan berbuat lebih banyak jika berada di posisi pengambil kebijakan. Sebab di dalam pengambilan kebijakan itu kita bisa mengajak berbagai pihak untuk memikirkan masalah-masalah,” ujarnya.

Berbekal pengalaman selama menjadi dokter dan jaringan yang dimilikinya, Direktur Rumah Sakit St. Rafael Cancar itu meyakini niatnya untuk membangun Kabupaten Manggarai yang lebih baik ke depan akan terealisasi.

Apalagi, ujar dia, selama ini ada begitu banyak dorongan dari akar rumput kepadanya agar maju dalam kontestasi Pilkada Manggarai 2024.

“Selama ini begitu banyak agenda kegiatan saya yang dilakukan di desa-desa. Di sana mereka tanya, dokter kapan maju? Tentu ini menjadi pikiran saya,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Manggarai itu menjelaskan, aspek pelayanan kesehatan dan literasi akan menjadi prioritas perhatiannya apabila terpilih menjadi Bupati Manggarai.

Ia menyadari bahwa jika hanya berprofesi sebagai seorang dokter saja, maka ia tidak bisa berbuat banyak untuk membantu masyarakat Kabupaten Manggarai.

“Dengan program ini, yang pasti akan menentukan indeks pembangunan manusia. Apalagi saya punya yayasan yang bergerak dibidang itu. Jadi, dua hal inilah yang mendorong saya. Dan jika nanti terpilih kebijakan ini akan menjadi prioritas perbaikan,” imbuhnya.

Kendati saat ini ia belum memiliki kendaraan politik, namun dia mengaku sudah menjalin komunikasi dengan beberapa partai politik.

Menurutnya, partai politik pasti selalu berkeinginan untuk menang. Sehingga sudah pasti mendukung figur yang kuat dan punya potensi untuk menang.

“Karena mau menang pasti mereka akan memilih figur yang benar-benar serius untuk mengatakan bahwa mau maju, dan tidak mungkin mereka mau dukung para figur yang tidak serius untuk maju. Karena itu saya punya tugas untuk meyakinkan mereka-mereka itu bahwa saya siap,” pungkas dosen di STIKES Unika Ruteng itu.

Penulis: Heri Mandela

Previous articleAlfaro Remba Kecam Dugaan Aksi Anarkis Oknum Polisi Terhadap Demonstran di Kupang
Next articleWaspada, BMKG Ingatkan Warga Akan Potensi Banjir Rob dan Gelombang Tinggi di Wilayah NTT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here