• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Thursday, January 29, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Bupati Manggarai Abaikan Anggota Dewan Perihal Proyek Geothermal di Poco Leok

by Redaksi Berita Flores
7 July 2023
in BERITA, BIROKRASI, DESA, HEADLINE, POLITIK, SOSIAL BUDAYA
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITA FLORES- Rencana pembangunan proyek geothermal di Poco Leok, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai, Flores, NTT terus mendapat sorotan dari berbagai pihak.

Baru-baru ini, proyek yang menyita perhatian publik itu mendapat sorotan dari Anggota DPRD Kabupaten Manggarai. Pasalnya, sejak proses awal hingga saat ini Bupati Manggarai belum pernah melibatkan para anggota dewan.

Hal itu terungkap ketika sejumlah anggota DPRD Kabupaten Manggarai menerima kunjungan perwakilan masyarakat 10 Gendang dari Poco Leok yang menolak rencana proyek geothermal itu, sebab mengancam ruang hidup warga.

Anggota dewan dari Partai Hanura, Thomas Edison Rihimone, membenarkan hal tersebut. Ia menegaskan bahwa selama ini para anggota dewan tidak dilibatkan dalam urusan terkait rencana kehadiran proyek geothermal itu. Padahal menurut dia, antara eksekutif dan legislatif sama-sama lembaga penyelenggara negara.

“Perlu saya luruskan ya, bahwa kami DPRD bukan tidak mengetahui. Tetapi kami DPRD tidak dilibatkan. Bapak lihat sendiri, tidak ada satupun anggota DPRD yang ke sana. Karena ini bukan kerja sendiri Pak. Antata legislatif dan eksekutif itu sama-sama penyelenggara negara. Jadi kalau dikatakan oleh pak ketua tidak mengetahui, saya luruskan kembali kami tidak dilibatkan,” tegas Ketua Komisi A itu pada Selasa, (4/7) di Kantor DPRD Manggarai.

Hal yang sama juga diakui Kris Jehata, politisi dari dapil Satarmese Raya. Ia mengatakan, terkait situasi proyek geothermal di Poco Leok, masing-masing anggota dewan hanya memantau lewat pemberitaan media saja. Sebab secara kelembagaan, anggota dewan tidak dilibatkan.

“Kalau berkaitan dengan situasi di Poco Leok, jujur saja bahwa kami memantau lewat media. Seperti yang disampaikan oleh pak ketua, itu mau mengatakan bahwa memang secara lembaga kita tidak tahu tentang ini barang. Karena apa, karena kita tidak dilibatkan dari prosesnya,” ujar politisi PKB itu.

Sebab itu, menurutnya kunjungan perwakilan warga 10 Gendang Poco Leok ke Kantor DPRD Manggarai menjadi informasi resmi yang diterima secara kelembagaan. Sehingga selanjutnya melalui komisi A, akan diteruskan kepada pemerintah.

“Kami akan sampaikan persoalan kepada pemerintah. Sehingga menurut saya, hari ini Bupati pun tidak perlu dihadirkan. Karena pada saatnya secara hormat kita akan undang mereka, duduk bersama membicarakan soal ini,” imbuhnya.

Senada dengan rekan-rekannya, politisi partai Demokrat, David Suda, menegaskan bahwa informasi tentang situasi di Poco Leok diperolehnya lewat pemberitaan media. Informasi tersebut adalah rencana pemboran untuk mengambil energi panas bumi.

“Tapi kami tidak mengatakan salah siapa, karena kami tidak tahu persis. Tapi ini mulai ada tanda-tanda, ada bapak-bapak yang menyampaikan fakta sehingga ada tambahan sedikit bagi kami tentang proses, terutama berkaitan dengan proses sosialisasi,” kata politisi dari dapil Satarmese Raya itu.

Ketua Partai Demokrat Manggarai itu juga berkomitmen untuk mengagendakan pertemuan secara kelembagaan antara para anggota dewan dengan Bupati Manggarai, guna membahas terkait apa yang sudah dilakukan Bupati selama ini. “Sehingga dengan itu bapak ibu kalau belum ada jawaban yang pasti dari kami, jangan kecewa. Karena ini baru tahap awal,” tambah dia.

Ia pun berpesan agar masyarakat tetap menjaga keharmonisan satu sama lain sehingga menghindari potensi konflik. “Dalam arti tidak boleh ada keributan antar sesama warga. Mereka juga saudara kita, sama seperti kita. Sehingga tolong jaga baik kondisi supaya tidak menimbulkan konflik,” pinta David.

Penulis: Heri Mandela

Tags: ANGGOTA DPRD MANGGARAI SOROTI PROYEK GEOTHERMAL DI POCO LEOKWARGA POCO LEOK SAMBANGI KANTOR DPRD MANGGARAI BAHAS SOAL GEOTHERMAL

BacaJuga

NTT Mart UBSP Lembu Nai, Ajang Kompetisi UMKM dan Perluas Akses Pasar Produk Lokal

29 January 2026

Program Revitalisasi Gedung SDK Ruteng VI Tuntas Dikerjakan

28 January 2026

Bupati Hery Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan, Bukti Kehadiran Negara Terhadap Keluarga Pekerja yang Berduka

27 January 2026

Launching NTT Mart UBSP Lembu Nai, SMA Negeri 2 Ruteng Dukung Program Dasa Cita Ayo Bangun NTT dan Gerakan Beli NTT

27 January 2026

ARTIKEL TERKINI

NTT Mart UBSP Lembu Nai, Ajang Kompetisi UMKM dan Perluas Akses Pasar Produk Lokal

29 January 2026

Program Revitalisasi Gedung SDK Ruteng VI Tuntas Dikerjakan

28 January 2026

Bupati Hery Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan, Bukti Kehadiran Negara Terhadap Keluarga Pekerja yang Berduka

27 January 2026

Launching NTT Mart UBSP Lembu Nai, SMA Negeri 2 Ruteng Dukung Program Dasa Cita Ayo Bangun NTT dan Gerakan Beli NTT

27 January 2026

BANYAK DIBACA

Pulang Rantau dari Bali, Tiga Pemuda di Pacar Langsung Bunuh Adik Kandung Ayahnya Sendiri

Kabel Listrik Ancam Keselamatan Pengguna Jalan, Warga Barang di Cibal Pertanyakan Lambannya Respon PLN Ruteng

30 Paket Pembangunan Bidang Pendidikan di Manggarai Rampung, Tiga Diantaranya Masuk KDP

Atap Bangunan SMAN 2 Kuwus Ambruk Diterpa Angin Kencang

Duka Goreng Meni, Wabup Matim Minta Tim untuk Terus Berupaya Cari Korban Tertimbun Longsor

Keok Akibat Angin Kencang, Pihak PLN Ruteng Akhirnya Perbaiki Kabel Listrik Bertegangan Tinggi di Desa Barang

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores