• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Monday, August 24, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Proyek Air Minum Bersih Mubazir Meski Telan Anggaran Rp5,1 Miliar Lebih

by Redaksi Berita Flores
16 March 2022
in BERITA, HEADLINE, HUKUM, SOROTAN
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

BORONG, BERITA FLORES – Mega Proyek Air Minum Bersih di Desa Rana Masak, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Flores-Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga kini tak kunjung dinikmati warga alias mubazir. Padahal, miliaran uang negara telah digelontorkan untuk proyek tersebut.

Dari data yang berhasil dihimpun wartawan, Pemerintah daerah Kabupaten Matim tercatat empat kali menggelontorkan anggaran untuk mega proyek yang mulai dibangun pada tahun 2018 silam tersebut.

Pada tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur menggelontorkan anggaran sebesar Rp999.819.607,41 untuk proyek bermasalah tersebut. Saat itu, proyek tersebut dikerjakan oleh CV. Dian Jaya.

Tak hanya sampai di situ, selanjutnya pada tahun 2019 lalu, Pemerintah daerah Kabupaten Manggarai Timur, kembali menggelontorkan anggaran sebesar Rp1.220.599.988,97 untuk melanjutkan proyek tersebut dan dikerjakan oleh CV. Bakti Putra Persada.

Masih untuk proyek yang sama, di tahun 2020 silam, pemerintah daerah Kabupaten Matim kembali mengucurkan anggaran untuk proyek ini. Anggarannya pun kian fantastis. Pemda Manggarai Timur pada tahun 2020 harus menggelontorkan anggaran sebesar Rp2.726.572.442,65 untuk melanjutkan proyek ini dan dikerjakan oleh PT. Arison Karya Sejahtera.

Tak hanya itu, pada tahun 2021, pemda Matim kembali mengalokasikan anggaran pemeliharaan sebesar Rp204 juta untuk membeli pipa baru dan untuk membersihkan semua kotoran di bak induk, padahal air tesebut sama sekali belum dinikmati warga setempat.

Jika dirincikan, selama empat tahun berturut-turut, APBD Matim terkuras sebesar Rp5,1 miliar untuk proyek yang sama sekali tak memiliki asas manfaat bagi masyarakat di daerah itu.

Mubazirnya mega proyek pembangunan sarana air minum bersih di Desa Rana Masak ini membuat warga geram dan berharap agar Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) segera melakukan penyelidikan secara penuh terhadap proyek bermasalah tersebut.

“Kami tak bisa berharap banyak ke Polres Manggarai Timur, kami minta Polda NTT turun tangan, ” kata Patrisius Man, warga Kampung Lewe, saat ditemui wartawan di Borong, Selasa, 15 Maret 2022.

Dirinya menduga, proyek tersebut adalah modus bagi-bagi uang negara. Meski setiap tahun menelan anggaran cukup besar, namun tidak bermanfaat untuk warga setempat.

“Dari perencanaannya memang sepertinya bermasalah, seperti ini proyek memang modus untuk bagi-bagi uang,” katanya.

Menurutnya, hingga saat ini air belum dinikmati warga.

“Kalau ada wartawan yang beritakan mereka turun untuk memperbaiki. Namun, setelah mereka pulang airnya tidak jalan lagi,” ujar Patris.

Dugaan kesalahan perencanaan atas proyek tersebut, juga dibenarkan oleh Titus Ahas, kontraktor pelaksana PT. Arison Karya Sejahtera.

“Sepertinya ada kesalahan perencanaan, debet airnya tak cukup untuk menjawab kebutuhan warga, ” ujarnya saat ditemui wartawan beberapa hari yang lalu.

Kendati demikian, Ia membenarkan bahwa dirinya pernah mengerjakan proyek tersebut pada tahun 2020 lalu.

“Selaku kontraktor tugas saya sudah tuntas, karena saya mengerjakan sesuai perencanaan yang diberikan, ” tukasnya.

Penulis: Efren Polce
Editor  : Ronald Tarsan

Tags: PROYEK AIR MINUM MUBAZIRPROYEK BERMASALAH DI MANGGARAI TIMUR

BacaJuga

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

22 August 2026
Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

22 August 2026

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

13 August 2026
Penertiban Hewan Penular Rabies jenis Anjing di Desa Rado, Kecamatan Cibal - Foto: Istimewa

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

12 August 2026

ARTIKEL TERKINI

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

22 August 2026
Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

22 August 2026

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

13 August 2026
Penertiban Hewan Penular Rabies jenis Anjing di Desa Rado, Kecamatan Cibal - Foto: Istimewa

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

12 August 2026

BANYAK DIBACA

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

Lantik Agus Supratman Jadi Camat Lamba Leda Utara, Bupati Agas: Pertahankan Integritas dan loyalitas 

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

Kecamatan Poco Ranaka dan Poco Ranaka Timur Berubah Nama

Warta FC Raih Tiga Poin Usai Bungkam Barta FC 1-0 di Rahong Cup II

Tak Ada TPA, Sampah di Kota Reo Tak Terurus

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores