• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Saturday, March 7, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Persediaan Minyak Goreng di Manggarai Mengalami Kelangkaan

by Redaksi Berita Flores
11 March 2022
in BERITA
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

BERITAFLORES, RUTENG – Persediaan minyak goreng di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, NTT, mengalami kelangkaan. Hal ini pun diakui sejumlah agen minyak goreng di kota Ruteng. 

Distributor minyak goreng merek bimoli yang ada di toko Bahagia, Maria saat dikonfirmasi wartawan media ini pada, Jumat (11/03), mengakui bahwa kelangkaan minyak goreng sudah berlangsung sejak Desember 2021. Dengan demikian, sudah lebih dari dua bulan pihaknya menjual minyak goreng secara terbatas.

“Sampai saat ini tidak ada kiriman minyak goreng sama sekali ke sini. Jadi otomatis tidak jualan,” ujarnya.

Belum adanya stok minyak goreng dan gula pasir di tokonya sehingga banyak pembeli yang kecele saat datang ke tempatnya.  Ia mengatakan, dalam sehari ia bisa menolak pembeli yang mencari minyak goreng.

Menurutnya, dia sudah berupaya untuk komunikasi dengan produsen minyak goreng agar pasokannya kembali lancar dan normal. Namun, dari pihak produsen sendiri pun belum bisa memastikan kapan minyak goreng akan dikirim.

Sejauh ini pihaknya tidak mengetahui apa penyebab kelangkaan minyak goreng.

Sementara itu, sejumlah warga mengeluhkan kelangkaan minyak goreng di pasaran, termasuk di toko-toko.

Sovia ibu rumah tangga, mengatakan  Walaupun saat ini mereka masih dapat minyak goreng, harganya sudah melambung tinggi. Dari harusnya maksimal Rp14.000 per liter sesuai harga eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah, harga minyak goreng malah naik hingga di atas Rp22.000 per liter.

Akibatnya, beban belanja harian mereka membengkak. “Begini ini kalau dibiarkan kami bisa bangkrut. Sudah pendapatan menurun dampak pandemi, harga sembako dan kebutuhan dapur malah naik-naik terus,” keluh Sovia ibu rumah tangga asal Lamba Leda Timur, Manggarai Timur. (IL)

BacaJuga

Dua Tersangka Kasus Narkotika di Manggarai Diserahkan ke Jaksa

6 March 2026

Menolak Dirumahkan, PPPK ke Gubernur NTT: Bapak Jangan Tinggalkan Kami

6 March 2026

Dialog Bersama PPPK se-NTT, Gubernur Melki: Nasib PPPK Bukan Diskusi Bawah Meja

5 March 2026

Buka Forum Perangkat Daerah RKPD 2027, Bupati Hery Tekankan Disiplin Publikasi Dokumen Keuangan

4 March 2026

ARTIKEL TERKINI

Dua Tersangka Kasus Narkotika di Manggarai Diserahkan ke Jaksa

6 March 2026

Menolak Dirumahkan, PPPK ke Gubernur NTT: Bapak Jangan Tinggalkan Kami

6 March 2026

Dialog Bersama PPPK se-NTT, Gubernur Melki: Nasib PPPK Bukan Diskusi Bawah Meja

5 March 2026

Buka Forum Perangkat Daerah RKPD 2027, Bupati Hery Tekankan Disiplin Publikasi Dokumen Keuangan

4 March 2026

BANYAK DIBACA

Gubernur NTT Minta Pendekatan Personal Pada PPPK

Jalan Rusak, Nyawa Terancam: Menggugat Hak Warga Atas Buruknya Infrastruktur Jalan di Manggarai Timur

Keluhan Listrik Terjawab, Warga di Cibal Apresiasi Kinerja Anggota DPR RI Dipo Nusantara dan Thomas Tahir

Pilkades Manggarai 2026, Andi Paju Nyatakan Siap Maju: Bawa Komitmen Bangun Desa Barang dengan Inovasi Baru

Dua Tersangka Kasus Narkotika di Manggarai Diserahkan ke Jaksa

Menolak Dirumahkan, PPPK ke Gubernur NTT: Bapak Jangan Tinggalkan Kami

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores