• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Sunday, September 6, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Warga Poco Rii: Kami rindu jalan aspal seperti kami tunggu Tuhan datang dari langit

by Redaksi Berita Flores
11 January 2020
in BERITA, HEADLINE
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

BORONG, BERITA FLORES- Warga Desa Poco Ri’i, Kecamatan Borong, menagih janji Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas agar segera memperbaiki ruas jalan menuju desa mereka. Menurut warga, Bupati Agas Andreas pernah berjanji untuk memperbaiki jalan tersebut.

Namun, hingga saat ini belum direalisasikan. Janji itu kata warga, disampaikan oleh Agas Andreas saat menggelar kampanye di Desa Poco Ri’i pada Pilkada Manggarai Timur 2018 lalu.

“Kami rindu lapen ini seperti kami tunggu Tuhan datang dari langit,” kata Warga Desa Poco Ri’i, Rifaldus Mantung kepada wartawan pada Jumat, 10 Januari 2020.

Ia menilai, Bupati Agas Andreas tidak memiliki iktikad baik terhadap kepentingan masyarakat setempat. Sebab, pasca ia terpilih menjadi Bupati Manggarai Timur terkesan seperti menelantarkan warga di desa itu.

“Kerusakan jalan ini kami sudah laporkan, tapi sampai skarang belum ada respon. Sehingga kami merasa bahwa kami ini ibarat anak tiri dari pemerintah Kabupaten Manggarai Timur,” katanya.

Ia menegaskan, Bupati Agas tidak boleh hanya sekedar memberikan janji manis untuk memenangkan kontestasi politik Pilkada, namun ia lupa saat sudah terpilih jadi orang nomor satu di Kabupaten Manggarai Timur.

“Bupati Agas Andreas pernah berjanji untuk bangun jalan lapen pada waktu Pilkada kemarin dan skarang kami menagih janji itu,” kata dia.

Rifaldus mengakui, warga setempat merasa prihatin dengan kondisi infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan parah. Padahal, kata dia, ruas jalan tersebut merupakan jalur utama menghubungkan antara Desa Poco Ri,i dan Desa Benteng Riwu juga desa lainnya yang ada di kecamatan itu.

Kondisi itu pun kata Rifaldus, diperparah saat memasuki musim penghujan. Bagaimana tidak, sebagian besar badan jalan berlobang dan digenangi air. Bahkan air mengalir di bahu jalan karena belum adanya pembangunan drainase (saluran air).

Dikatakan, kerusakan jalan terus meluas bahkan hingga ke jalan-jalan alternatif. Akibatnya, aktivitas perekonomian serta mobilitas masyarakat menjadi terhambat.

Ia mengaku bahwa, kondisi infrastruktur jalan itu sudah dilaporkan kepada Pemerintah Kecamatan Borong hingga Pemda Matim. Namun laporan itu sampai saat ini belum direspon.

Ia berharap kepada Bupati Agas Andreas untuk segera melakukan perbaikan atau peningkatan ruas jalan yang menghubungkan sejumlah desa di wilayah kecamatan itu.

Penulis: Efren Polce

BacaJuga

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

2 September 2026
Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

29 August 2026
Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

28 August 2026
Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

22 August 2026

ARTIKEL TERKINI

Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

5 September 2026
Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

2 September 2026
Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

29 August 2026
Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

28 August 2026

BANYAK DIBACA

Gangguan Jaringan Telkomsel Hambat Ujian Daring di Manggarai Timur

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

Revitalisasi SDK Ruteng VI Ditargetkan Tuntas Sesuai Jadwal

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

Mediasi Sengketa Tanah di Desa Bulan, Bupati Manggarai Pertemukan Sejumlah Tetua Adat

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores