• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Monday, January 12, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Maju Pilkada Manggarai, Adrianus Suardi Usung Visi-Misi “Manggarai AKUR”

by Redaksi Berita Flores
2 October 2019
in BERITA, HEADLINE, POLITIK
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITA FLORES-Bakal Calon Wakil Bupati Kabupaten Manggarai, Adrianus Suardi mengusung visi-misi “Manggarai AKUR” akronim dari Aspiratif, Kreatif, Unggul dan Religius (AKUR).

Ia menjelaskan hal tersebut usai pendaftaran di Sekretariat DPC Gerindra pada Selasa, 1 Oktober 2019 sekitar pukul.11.00 siang. Pada saat pendaftaran, Adrianus bersama keluarga besar tu’a gendang Golo Watu, Ru’a, Ranggi bertandang ke kantor DPC Gerindra diterima oleh Sekretaris DPC Gerindra, Erwin Nala yang didampingi Sekretaris Penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati, Yohanes London.

“Motivasi maju sebagai wakil bupati, sesuai visi misi saya yaitu Manggarai yang “AKUR” artinya Aspiratif, Kreatif, Unggul dan Religius,” ujarnya kepada awak media saat konferensi pers di Ruteng, Selasa, 1 Oktober 2019.

Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Manggarai itu menjelaskan bahwa pemimpin yang “Aspiratif” itu harus mendengarkan keluhan masyarakat. Tentunya semua aspirasi sesuai kebutuhan masyarakat itu sendiri bukan kerena keinginan pemerintah semata.

“Misalnya, menanam tomat bukan merupakan kebutuhan masyarakat. Pertama dibutuhkan masyarakat adalah jalan, air minum bersih, juga membutuhkan akses kesehatan dan pendidikan yang terjamin,” jelas Adrianus.

Menurut dia, pemimpin juga mestinya “Kreatif” artinya kemampuan untuk menciptakan sesuatu untuk bisa mensejahterakan masyarakat Manggarai. Ia menerangkan, pemimpin wajib mengidentifikasi potensi yang ada di Kabupaten Manggarai.

“Apa yang harus dibutuhkan di dalam pengelolaan sumber daya di Manggarai. Sehingga adanya peningkatan ekonomi masyarakat Manggarai. Misalnya, kemampuan itu salah satunya pengembangan ekonomi kreatif. Pengembangan ekonomi berbasis desa,” cetus dia.

Adrianus juga mencetuskan visi-misi “Unggul”. Menurut Ardi, di Kabupaten Manggarai harus mengidentifikasi komodoti yang unggul seperti kopi, cengkeh, peningkatan ekonomi rakyat salah satunya dari berbagai macam komoditi tersebut.

“Sehingga kita harus menggerakan para petani untuk meningkatkan ekonominya,” kata mantan anggota DPRD Manggarai itu.

Sementara “Religius” menurut Adrianus bahwa, masyarakat Manggarai melekat dua identitas di dalam pribadi mereka antara lain, sebagai rakyat dan sebagai umat.

“Di dalam diri masyrakat Manggarai melekat dua identitas yakni rakyat dan umat sehingga masyarakat dirinya sebagai umat dia harus betul-betul bertaqwa kepada Tuhan yang dia imani. Sedangkan Rakyat dia harus mengetahui kepada siapa di menyalurkan aspirasinya,”

“Maka saya pertama harus melihat kebutuhan urgen masyarakat,”

Adrianus mengakui bahwa, dalam postur APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) terdiri dari belanja lansung dan belanja tidak lansung bersumber dari DAU (Dana Alokasi Umum) dan DAK (Dana Alokasi Khusus). Ia berpendapat, APBD ini harus diprioritaskan untuk kebutuhan masyarakat Manggarai.

“Saya berencana mencanangkan pembangunan kabupaten Manggarai itu dengan sistem bertahap. Misalnya, satu tahun anggaran diforsir untuk empat kecamatan. Full di empat kecamatan untuk satu tahun anggaran dan perlu diingat bahwa di ibu kota kabupaten ini perlu diprioritaskan infrastruktur. Tahun kedua dan tahun ketiga juga tahun ke empat merupakan tahun rehap. Apa yang telah dibuat tiga tahun itu,”

Menurut dia, selama ini postur pengelolaan APBD sebelumnya tersebar di seluruh kecamatan. Akibatnya hanya 1 kilometer jalan raya bahkan ada yang hanya 500 meter. Sehingga infrastruktur jalan raya di Manggarai tidak menjawab kebutuhan masyarakat karena dibagi-bagi tanpa menyelsaiakan satu persoalan secara utuh. Begitu pun dalam bidang pendidikan.

Berdasarkan data yang ia peroleh bahwa, APBD Kabupaten Manggarai tahun 2019 sebesar Rp.1.225.000.000 dibagi dengan anggaran untuk belanja lansung seperti belanja fisik infrastruktur dan belanja tidak lansung seperti gaji pegawai. (TIM/BF).

BacaJuga

Motor Supra X Tabrak Pick Up di Bahong, Pengendara Patah Tulang Leher

12 January 2026

Intensitas Hujan Tinggi, Pemkab Imbau Warga Manggarai Waspada Akan Bencana 

12 January 2026

PPK Jalan Nasional Ruteng–Reo Kerahkan Alat Berat ke Lokasi Longsor di Cibal

12 January 2026

Budaya Manggarai dapat Pengakuan Nasional, Felix Edon Bangga dengan Bupati Hery Nabit

12 January 2026

ARTIKEL TERKINI

Motor Supra X Tabrak Pick Up di Bahong, Pengendara Patah Tulang Leher

12 January 2026

Intensitas Hujan Tinggi, Pemkab Imbau Warga Manggarai Waspada Akan Bencana 

12 January 2026

PPK Jalan Nasional Ruteng–Reo Kerahkan Alat Berat ke Lokasi Longsor di Cibal

12 January 2026

Budaya Manggarai dapat Pengakuan Nasional, Felix Edon Bangga dengan Bupati Hery Nabit

12 January 2026

BANYAK DIBACA

Breaking News: Seorang Pengunjung Wisata ‘Tiwu Pai’ di Reok Barat Tenggelam dan Belum Ditemukan

Breaking News: Longsor Lumpuhkan Akses Lalu Lintas Jalan Nasional Ruteng-Reo

Presentasi Budaya di Forum PWI, Bupati Manggarai jadi Satu Kandidat Kuat dalam Ajang Anugerah Kebudayaan 2026

Motor Supra X Tabrak Pick Up di Bahong, Pengendara Patah Tulang Leher

Upaya Pencarian Korban Tenggelam Dilanjutkan Besok, Pengelola Wisata ‘Tiwu Pai’: ‘Segala Upaya Sudah Saya Lakukan’

Ikut Presentasi Budaya di Jakarta, Bupati Manggarai Tampil Gagah Berwibawa dengan Busana Adat Manggarai

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores