• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Wednesday, July 22, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Pemkab Manggarai Beri Bonus Atlet Taekwondo Berprestasi

by Redaksi Berita Flores
30 September 2019
in BERITA, HEADLINE
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITA FLORES-Pemerintah Kabupaten Manggarai memberikan bonus kepada para atlet taekwondo peraih prestasi pada Kejurnas Menpora Cup 2019 di Jakarta. Bonus itu berupa uang sebesar Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta. Pemberian bonus untuk para atlet taekwondo itu diumumkan langsung oleh Bupati Manggarai Deno Kamelus pada penerimaan para atlet di Aula Nuca Lale Kantor Bupati Manggarai, Kamis, 26 September 2019.

Berdasarkan pantauan Beritaflores.com bahwa, pengumuman pemberian bonus tersebut diikuti dengan penyerahan uangnya. Kendati demikian, bonus yang diberikan disambut antusias para atlet dan para pelatih Basilius Sardi Jeramat, Blasius Aman, dan Frans Ansel Sale.

Pada kesempatan itu, Bupati Manggarai Deno Kamelus mengatakan bahwa, pihaknya mengetahui keikutsertaan atlet taekwondo dari Manggarai di Kejurnas Piala Menpora usai dirinya mendapatkan pesan WhatsApp dari keluarga Manggarai di Jakarta. Ia mengaku, usai mendengar kabar dirinya pun terus melakukan komunikasi melalui handphone agar mengetahui perkembangan atlet dalam Kejurnas tersebut. Bahkan, sejumlah foto dengan video pertandingan ia dapatkan sehingga mengetahui perkembangan kegiatan atlet taekwondo asal Manggarai di Jakarta.

“Saya tahu atlet Taekwondo Manggarai ikut Kejurnas kemudian setelah diinformasikan seseorang dari Jakarta. Saya kemudian ikuti perkembangannya selama pertandingan. Saya bangga dengan kalian semua. Untuk prestasi kamu, pemerintah beri bonus,” kata Deno di hadapan para atlet taekwondo.

Ia menjelaskan, bonus tersebut diberikan kepada atlet yang meraih medali. Untuk peraih medali emas sebesar Rp 1 juta, perak sebesar Rp 750 ribu sedangkan atlet peraih perunggu sebesar Rp 500 ribu.

“Bonus yang diberikan jangan lihat banyaknya, tetapi lihatlah itu sebagai penghargaan atas prestasi. Karena telah mengharumkan nama daerah ini,” pungkas dia.

Menurutnya, wujud penghargaan juga adalah para atlet dan pelatih dijemput khusus secara resmi di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. Penjemputan itu, kata dia, merupakan bukti bahwa para atlet taekwondo tidak sendiri, tetap selalu ada bersama pemerintah daerah Manggarai.

Penjemputan itu juga menunjukkan bahwa pemerintah daerah merasa bangga terhadap anak-anak karena bisa berprestasi di tingkat nasional.

Ketua Tim Taekwondo Kejurnas Taekwono Memnpora Cup 2019, Basilius Sardi Jeramat mengatakan, pihaknya membaww sebanyak 13 atlet dan 3 pelatih taekwondo.

Ia menjelaskan, tim taekwondo berasal dari Manggarai meraih 7 emas, 1 perak, dan 3 perunggu. Pada Kejurnas tahun ini, tim dari Manggarai meraih predikat favorit sehingga melengkapi prestasi yang diraih para atlet.

“Kami berterima kasih kepada Pemkab karena telah menjemput resmi di Labuan Bajo kemarin. Kami juga diterima resmi Pemkab dan diberi bonus untuk atlet peraih medali. Ini akan jadi motivasi bagi kami untuk terus berprestasi ke depannya,” ujar Jeramat pada kesempatan itu.

Bupati Deno mengatakan, pemerintah sangat mengapresiasi atas inisiatif dan hasil yang diraih para atlet. Apa yang terjadi sebetulnya memperlihatkan bahwa uang bukan segalanya dalam mencapai suatu tujuan. Meskipun perjalanan tim ke Jakarta penuh dengan tantangan, akan tetapi hasilnya sungguh luar biasa.

“Apa yang dicapai luar biasa membanggakan. Itu bukti komitmen tinggi dan buah latihan keras selama ini. Dan, prestasi tinggi, tidak datang secara tiba-tiba melainkan melalui proses panjang,” pungkas Deno.

Ia mengakui bahwa, absennya pemerintah daerah dalam berkontribusi bukan karena tidak ada anggaran. Akan tetapi, karena perencanaan awal dan komunikasi-komunikasi sebelumnya tidak berjalan maksimal.

“Urus anggaran negara atau daerah itu rumit karena banyak sekali aturan dan ketentuannya. Oleh karena itu, ke depan, semua kegiatan mesti direncanakan dari awal sehingga kegiatan olahraga prestasi bisa dibiayai pemerintah daerah,” cetus Deno. (TIM/FDS/BF).

BacaJuga

Anggaran Revitalisasi Rp1,6 Miliar Mengalir ke SMP Negeri 3 Cibal Barat

17 July 2026

500 Pohon Bunga Pucuk Merah dari Partai Demokrat untuk Kota ‘Molas’

17 July 2026

Pesan Haru Ketua TP-PKK Manggarai di Turnamen Pekan Olahraga U-15 Cibal

7 July 2026

Pertengahan Tahun 2026, Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Manggarai Sudah Capai 35 Kasus

7 July 2026

ARTIKEL TERKINI

Anggaran Revitalisasi Rp1,6 Miliar Mengalir ke SMP Negeri 3 Cibal Barat

17 July 2026

500 Pohon Bunga Pucuk Merah dari Partai Demokrat untuk Kota ‘Molas’

17 July 2026

Pesan Haru Ketua TP-PKK Manggarai di Turnamen Pekan Olahraga U-15 Cibal

7 July 2026

Pertengahan Tahun 2026, Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Manggarai Sudah Capai 35 Kasus

7 July 2026

BANYAK DIBACA

500 Pohon Bunga Pucuk Merah dari Partai Demokrat untuk Kota ‘Molas’

Tiba di Kupang, Gubernur Melki Sambut Kedatangan Kepala Kejati Baru NTT Roch Adi Wibowo

Anggaran Revitalisasi Rp1,6 Miliar Mengalir ke SMP Negeri 3 Cibal Barat

Masyarakat Manggarai Diminta Perangi Rentenir Berkedok Koperasi Simpan Pinjam

Polemik Air Minum Bersih di Para Lando Makin Pelik, Tim Tekhnis PUPR dan Kades Disoraki ‘Tukang Tipu’

Bupati Hery Nabit Lantik 4 Pejabat Eselon II, Camat Reok Barat jadi Kadis PMD Manggarai

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores