• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Sunday, September 13, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Sopia, Miras Asli NTT dengan Kadar Alkohol 40% Resmi Diluncurkan

by Redaksi Berita Flores
19 June 2019
in BERITA, EKBIS, HEADLINE
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

KUPANG, BERITA FLORES–Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bekerjasama dengan Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, secara resmi meluncurkan minuman keras (miras) lokal yang diberi nama Sopia atau Sopi Asli, di UPT Laboratorium Riset Terpadu Biosain Undana Kupang Rabu, 18 Juni 2019.

Hadir dalam acara peluncuran Sopia itu adalah, Gubernur Viktor Laiskodat didampingi Wakil Gubernur Yosef Nae Soi, serta seluruh unsur Forkpimda di wilayah perbatasan tersebut.

Peluncuran Sopia ditandai dengan tos atau minum bersama sopi yang dikumpulkan dari berbagai daerah penghasil minuman tradisional, seperti Insana di Kabupaten TTU, Aimere di Kabupaten Ngada, Adonara di Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Sikka, serta Pura di Alor.

Menurut Gubernur Viktor Laikodat, kehadiran Sopia tujuan utamanya yakni untuk memberdayakan minuman local, sehingga perekonomian masyarakat lebih ditingkatkan. Universitas Nusa Cendana telah melakukan riset, minuman khas NTT akan bersaing dengan minuman keras khas daerah lain di Indonesia.

“Pengusaha akan beli langsung ke masyarakat dengan harga mahal dan akan diproses menjadi Sopia. Tujuan utama pemberdayaan minuman lokal, adalah meningkatkan ekonomi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Rektor Undana Kupang Frederik L. Benu menjelaskan, peluncuran minuman keras Sopia merupakan bentuk tanggung jawab moril universitas terhadap pembangunan NTT.

“Peluncuran Sophia merupakan komitmen rektor Undana yang telah melakuan MoU dengan menteri pendidikan, agar ikut menghasilkan inovasi baru berupa produk komersial yang difasilitasi oleh Pemprov NTT. Rencananya ada tiga jenis Sophia yang dihasilkan, tetapi saat ini baru dua. Ini jadi momen bersejarah bagi NTT dan Undana,” katanya.

Fred menambahkan, Undana hanya bertugas menghasilkan produk yang berkualitas demi pembangunan di NTT. Terkait pemasaran merupakan tugas pihak distributor dari swasta yang ditunjuk yakni PT NAM Nasional sesuai MoU.

Untuk diketahui, kadar alkohol yang tekandung dalam Sophia mencapai 35 hingga 40 persen. Proses riset hingga pembuatan Sophia memerlukan waktu cukup lama, dengan melibatkan empat profesor ahli dari Undana Kupang. (merdeka.com).

BacaJuga

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

2 September 2026
Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

29 August 2026
Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

28 August 2026
Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

22 August 2026

ARTIKEL TERKINI

Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

5 September 2026
Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

2 September 2026
Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

29 August 2026
Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

28 August 2026

BANYAK DIBACA

Gerindra NTT Dukung Pembentukan Provinsi Kepulauan Flores

Mediasi Sengketa Tanah di Desa Bulan, Bupati Manggarai Pertemukan Sejumlah Tetua Adat

Umat Stasi Wae Ruek Gotong Royong Galang Dana Pembangunan Kapela di Kampung Ojang

Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

Kelompok Bona Abunawan Dipolisikan atas Dugaan Penyerobotan dan Pengancaman di Lengkong Warang

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores