• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Tuesday, April 14, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Kronologis Kejadian: Warga Asal Sumba Timur Tersambar Petir di Ruteng

by Redaksi Berita Flores
8 December 2018
in BERITA, HEADLINE
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITA FLORES — Nasib naas dialami Honga Walu Taji (25). Ia meninggal dunia usai disambar petir di lahan persawahan Taga, Kelurahan Golo Dukal, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai Jumat 7 Desember 2018 sekitar pukul 14.30 waktu setempat.

Korban merupakan salah satu pekerja proyek galian tiang beton PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Mendengar informasi dari warga, petugas kepolisian Polres Manggarai lansung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Tiba di TK, petugas pun menemukan bahwa korban telah meninggal dunia dengan posisi kaki kanan korban tertindis sepeda motor yang dikendarainya.

“Pada tubuh korban ditemukan luka gosong di bagian dagu serta luka lebam pada leher korban. Kaki korban juga tertindis motor,” ujar Kasubag Humas Polres Manggarai, Ipda Daniel Djihu kepada wartawan Jumat petang.

Daniel menjelaskan, korban telah dievakuasi ke ruang jenazah RSUD dr Ben Mboi untuk dilakukan autopsi.

Kronologis Kejadian

Ipda Daniel menuturkan, korban diduga disambar petir ketika hendak menjemput kakak korban bernama Puumbu Langgi Hammu (35). Kakak korban, Puumbu Langgi, diketahui sedang bekerja menggali lubang tiang beton di jalan aspal di persawahan Taga.

Daniel menjelaskan, sebelumnya, korban telah mengantar Marten Gaundai, salah satu pekerja ke rumah kontrakan mereka di Bahong menggunakan sepeda motor Jupiter MX warna hitam tanpa plat.

“Korban ini disuruh kakaknya (Puumbu Langgi) mengantar Marten duluan pulang ke kontrakan mereka untuk istirahat karena hujan. Setelah antar Marten, korban kembali ke lokasi proyek untuk menjemput kakaknya menggunakan sepeda motor yang sama. Dalam perjalanan dia disambar petir dan meninggal,” kisah Daniel.

“Dua orang saksi telah diambil keterangan masing-masing Marten Gaundai (pekerja) dan Haryanto selaku mandor proyek,” jelas dia.

Sementara Puumbu Langgi, kepada wartawan mengatakan, sebelum kejadian ia dan adiknya telah menggali tiga lubang tiang listrik. Namun karena ada turun hujan ia kemudian meminta adiknya pulang lebih dahulu bersama Marten.

“Saya menyesal sekali atas kematian adik saya ini. Dia meninggal saat mau jemput saya. Kami dua sempat kerja setengah hari dan berhenti karena mau turun hujan,” kata Puumbu di kamar jenazah RSUD dr Ben Mboi Ruteng.

Puumbu menuturkan, dirinya bersama korban merupakan buruh pada PT Sinar Harapan Baru, kontraktor pelaksana yang mengerjakan proyek pemasangan tiang beton PLN di Kabupaten Manggarai Barat dan Kabupaten Manggarai.

Dia mengaku, baru tiba di Manggarai sejak Senin, 3 Desember 2018 lalu bersama sembilan pekerja lainnya. Sejak Juli 2018, pekerja asal Sumba Timur ini melaksanakan pekerjaan serupa di Manggarai Barat.

“Kami ini baru empat hari di Manggarai. Kami ada 9 orang kontrak rumah di Bahong. Selama ini kita (kerja) proyek di Manggarai Barat. Kita dikontrak untuk gali lubang dan ikut memasang tiang,” urainya.

Untuk diketahui, jenazah Honga Walu Taji akan diterbangkan ke kampung halamannya di Kambu Wai, Desa Pambuatajara, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi NTT pada Sabtu. (NAL/FDS/BEF).

Tags: KORBAN DISAMBAR PETIRPETIR DI MANGGARAIPLN RutengPolres ManggaraiWARGA SUMBA TIMUR

BacaJuga

Jalan Ratung - Peso di Cibal Putus - Foto: Diskominfo Manggarai

Jalan Ratung–Peso di Cibal Putus Diterjang Luapan Air, Warga Terpaksa Bangun Jembatan Darurat

13 April 2026
PTTEP dan Kementerian Pangan Resmikan Fasilitas Pengolahan Sampah di Labuan Bajo - Foto: Ist

PTTEP dan Kementerian Koordinator Bidang Pangan Resmikan Fasilitas Pengolahan Sampah di Labuan Bajo

12 April 2026

Orangtua Bongkar Dugaan Pungli Penulisan Rapor dan Penggelapan Seragam Siswa MAN 1 Manggarai di Reok

10 April 2026

1,1 Juta Anakan Kopi: Antara Komoditas Unggulan dan Kesejahteraan Petani di Manggarai

10 April 2026

ARTIKEL TERKINI

Jalan Ratung - Peso di Cibal Putus - Foto: Diskominfo Manggarai

Jalan Ratung–Peso di Cibal Putus Diterjang Luapan Air, Warga Terpaksa Bangun Jembatan Darurat

13 April 2026
PTTEP dan Kementerian Pangan Resmikan Fasilitas Pengolahan Sampah di Labuan Bajo - Foto: Ist

PTTEP dan Kementerian Koordinator Bidang Pangan Resmikan Fasilitas Pengolahan Sampah di Labuan Bajo

12 April 2026

Orangtua Bongkar Dugaan Pungli Penulisan Rapor dan Penggelapan Seragam Siswa MAN 1 Manggarai di Reok

10 April 2026

1,1 Juta Anakan Kopi: Antara Komoditas Unggulan dan Kesejahteraan Petani di Manggarai

10 April 2026

BANYAK DIBACA

Orangtua Bongkar Dugaan Pungli Penulisan Rapor dan Penggelapan Seragam Siswa MAN 1 Manggarai di Reok

1,1 Juta Anakan Kopi: Antara Komoditas Unggulan dan Kesejahteraan Petani di Manggarai

Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, Polisi Serahkan 6 Tersangka dan BB ke Jaksa di Ruteng

Pemda Manggarai Garap Tanah Kosong di Area Stadion Golo Dukal untuk Lahan Pertanian Produktif

Ratusan PPPK Paruh Waktu di Manggarai Terima SPK, Kadis PPO Minta Loyal dan Beri Ruang Bagi yang Ingin Undur Diri

Bupati Manggarai Ikuti Perayaan Misa Kamis Putih di Gereja Kristus Raja Pagal

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores