• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Saturday, March 7, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Oknum Polisi di Ruteng Pukul Aktivis PMKRI

by Redaksi Berita Flores
9 December 2017
in BERITA, HEADLINE
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Ruteng, Berita Flores – Puluhan mahasiswa dari Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng melakukan unjuk rasa di depan Polres Manggarai. Mereka mendesak Polres Manggarai untuk mengusut tuntas kasus korupsi di Manggarai dan Manggarai Timur.

Aksi yang dimulai pukul 10.30 awalnya berlangsung kondusif. Para aktivis PMKRI berganti-gantian menyampaikan orasinya. Mereka membawa atribut PMKRI yakni ; bendera, serta poster yang bertuliskan Stop Konspirasi.

Para aktivis PMKRI menggunakan sebuah mobil pick up untuk mengangkut peserta aksi. Sejumlah aktivis kemudian berdiri diatas mobil itu untuk menyampaikan aspirasi mereka.

Semakin lama orasi mahasiswa semakin panas dan polisi menjadi represif dalam menindak mahasiswa. Karena mahasiswa meneriaki “Dimana Otak Polisi” lalu aktivis yang lain menjawab “Otak Polisi ada di pantat”

Akibat dari teriakan mahasiswa itu memancing kemarahan sejumlah aparat kepolisian yang berjaga di lokasi. Polisi yang marah mendengar teriakan mahasiswa, kemudian naik ke mobil pick up tersebut dan menarik aktivis PMKRI.

Berdasarkan pantauan Beritaflores.com beberapa oknum anggota kepolisian Polres Manggarai mengayunkan pukulan ke bagian kepala seorang aktivis. Korban pemukulan diketahui bernama Servas Jemorang yang juga orator pada aksi tersebut.

Meski mendapat perlakuan kasar, mahasiswa tetap melanjutkan aksi mereka di depan Polres Manggarai.

“Banyak kasus dugaan korupsi yang mengendap di Polres Manggarai dan tidak ditindaklanjuti,” ungkap Servas Jemorang dalam orasi pada Hari Anti Korupsi Sedunia itu.

PMKRI menuntut agar dituntaskannya berbagai kasus korupsi yang mandek ditangani Polres Manggarai.

“Kami menuntut agar dituntaskannya kasus korupsi di Manggarai Timur. Dugaan korupsi di Distanak Matim senilai Rp 4,9 Miliar tahun 2012. Hingga kini, penanganan kasus tersebut belum jelas,” tegas Servas.

Kondisi pun semakin ricuh, hingga beberapa orang mahasiswa hampir jatuh di badan jalan karena dorongan keras beberapa oknum polisi. Aktivis PMKRI yang lain pun mendapat perlakukan kasar.

Tak hanya itu, belasan personil kepolisian membubarkan secara paksa aksi tersebut. Mahasiswa pun melanjutkan aksi mereka di depan kantor bupati Manggarai. (KH/RT/BF)

Tags: Aktivis PMKRI RutengHari Anti Korupsi SeduniaPolisi Pukul Aktivis PMKRI RutengPolisi Pukul Mahasiswa

BacaJuga

Dua Tersangka Kasus Narkotika di Manggarai Diserahkan ke Jaksa

6 March 2026

Menolak Dirumahkan, PPPK ke Gubernur NTT: Bapak Jangan Tinggalkan Kami

6 March 2026

Dialog Bersama PPPK se-NTT, Gubernur Melki: Nasib PPPK Bukan Diskusi Bawah Meja

5 March 2026

Buka Forum Perangkat Daerah RKPD 2027, Bupati Hery Tekankan Disiplin Publikasi Dokumen Keuangan

4 March 2026

ARTIKEL TERKINI

Dua Tersangka Kasus Narkotika di Manggarai Diserahkan ke Jaksa

6 March 2026

Menolak Dirumahkan, PPPK ke Gubernur NTT: Bapak Jangan Tinggalkan Kami

6 March 2026

Dialog Bersama PPPK se-NTT, Gubernur Melki: Nasib PPPK Bukan Diskusi Bawah Meja

5 March 2026

Buka Forum Perangkat Daerah RKPD 2027, Bupati Hery Tekankan Disiplin Publikasi Dokumen Keuangan

4 March 2026

BANYAK DIBACA

Gubernur NTT Minta Pendekatan Personal Pada PPPK

Jalan Rusak, Nyawa Terancam: Menggugat Hak Warga Atas Buruknya Infrastruktur Jalan di Manggarai Timur

Keluhan Listrik Terjawab, Warga di Cibal Apresiasi Kinerja Anggota DPR RI Dipo Nusantara dan Thomas Tahir

Pilkades Manggarai 2026, Andi Paju Nyatakan Siap Maju: Bawa Komitmen Bangun Desa Barang dengan Inovasi Baru

Dua Tersangka Kasus Narkotika di Manggarai Diserahkan ke Jaksa

Menolak Dirumahkan, PPPK ke Gubernur NTT: Bapak Jangan Tinggalkan Kami

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores